Peningkatan Kepedulian Siswa melalui Implementasi Integrasi Iman dan Pembelajaran: Kajian terhadap Pembelajaran Matematika Jarak Jauh
Main Article Content
Abstract
Education is a life-process that for better future by developing character, thought, and personal, as well as the main purpose is to witness the truth. The study aims to provide in-depth review about the role of faith and learning integration associated with the increase of students’ caring in mathematics distance learning. The methodology used descriptive qualitative, which involved junior and senior high school students from one of Christian schools in Palembang. The study found that students’ caring is growing up through the application of faith and learning integration, but to own the optimal result, it is needed more time extension and good cooperation from the stakeholders. Focus of this integration is performed by emphasizing the correlation between learning topics and Creation Mandate which declares God’s glory through the love to God Himself and to others. The finding obtained shows the lack of students’ caring during the distance learning, which is seen in the form of lacking in cooperation optimally, disobeying instructions, and oriented to his/her own knowledge. One of the solutions which can be made is applying faith and learning integration. Through this integration, it is expected that restoration occurs in accordance with the goal of Christian education.
Pendidikan merupakan proses hidup untuk masa depan yang lebih baik dengan mengembangkan karakter, pemikiran, dan pribadi, serta memiliki tugas utama untuk memberi kesaksian tentang kebenaran. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara lebih mendalam mengenai peran dari keterkaitan antara iman dan pembelajaran dalam hubungannya dengan peningkatan kepedulian siswa pada pembelajaran matematika jarak jauh. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan melibatkan siswa SMP dan SMA pada salah satu sekolah Kristen di Palembang. Temuan yang didapatkan adalah kepedulian siswa bertumbuh melalui aplikasi dari integrasi antara iman dan pembelajaran, namun untuk hasil yang lebih optimal dibutuhkan waktu lebih dan kerja sama yang baik oleh para stakeholder. Titik berat dari pengintegrasian iman dan pembelajaran dilakukan dengan menajamkan korelasi antara topik pembelajaran dengan Mandat Penciptaan yang mendeklarasikan kemuliaan Allah melalui kasih pada Allah sendiri dan juga sesama manusia. Temuan yang diperoleh menunjukkan kurangnya kepedulian siswa yang diperlihatkan dalam bentuk kurangnya rasa bekerja sama dengan optimal, tidak menaati instruksi, dan berorientasi kepada pengetahuan dari diri sendiri. Salah satu solusi yang dilakukan adalah integrasi iman dan pembelajaran. Melalui integrasi tersebut, diharapkan pemulihan dapat terjadi sesuai dengan tujuan pendidikan Kristen.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Afifah, I. R., Prasetyo, N., & Ramadhan, R. A. (2018). Penanaman Nilai Karakter Kepedulian Sosial pada Anak Usia Dini Dalam Permainan Tradisional Kucing Tikus di TK IT Mutiara Hati. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, 124-128. Diambil kembali dari http://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id
Bavink, H. (2011). Reformed Dogmatics. (J. Bolt, Penyunt.) Unites States of America: Baker Academic.
Boiliu, N. I. (2020). Bab 10: Integrasi Iman dan Ilmu dalam PAK. Pendidikan Agama Kristen di Perguruan Tinggi, 44-61.
Bongga, S. D., & Listiani, T. (2020). Implementasi Strategi Iman dan Pembelajaran John. W Taylor Dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Bilangan. JOHME, 45-63. doi:https://dx.doi.org/10.19166/johme.v4i1.1987
Calvin, Y. (2000). Institutio: Pengajaran Agama Kristen. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Dupri, & Abduljabar, B. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran dan Gender Terhadap Kepedulian Sosial Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Edusentris, 2, 22-33.
Dyk, J. V. (2013). Surat-surat untuk Lisa: Percakapan dengan Seorang Guru Kristen. (S. Tangka, Penyunt., C. Rasilim, & F. Horn, Penerj.) Tangerang: UPH Press. Dipetik 2021
Fitriani, S., & Zulfiati, H. M. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Tematik dalam Membentuk Sikap Sosial dan Tanggung Jawab Siswa. Sosiohumaniora, 114-121. Diambil kembali dari http:/jurnal.utsjogja.ac.id/index.php.sosio
Huda, M. (2011). Cooperative Learning, Metode, Teknik, STruktur dan MOdel Terapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Khotimah. (2014). Agama dan Civil Society. Ushuluddin, XXI, 121-132. Diambil kembali dari ejournal.uin-suska.ac.id
Kolibu, D. R. (2017). Tantangan Pelayanan dalam Tugas Mengajar PAK: Kajian Teologis, Pedagogis Implementasi Pendidikan Agama Kristen Sebagai Integrasi Iman dan Ilmu. Shanan, 1 (2), 132-150.
Kristiana, T. G., Winardi, Y., & Hidayat, D. (2017). Biblical Integration in a Mathematics Clasroom: A Qualitative Research in a Senior High School. JOHME, 1 (1), 1-9. doi:http://dx.doi.org/10.19166/johme.v1i1.709
Panuntun, S. (2013). Pengaruh Kepedulian Orang Tua Terhadap Perilaku Belajar Siswa di Kelas. Jurnal Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang, 90-99.
Pasani, C. F., & Lestari. (2017). Karakter Peduli Sosial dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning di Kelas VII SMP Negeri 31 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. EDU-MAT, 137-149.
Prasetyo, I. R., & Ramadhan, R. A. (2020). Penanaman Nilai Karakter Kepedulian Sosial pada Anak Usia Dini dalam Permainan Tradisional Kucing Tikus di TK IT Mutiara Hati. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, 124-128.
Rosardi, R. G., & Zuchdi, D. (2014). Keefektifan Pembelajaran IPS dengan Strategi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Karakter Kemandirian dan Kepedulian Siswa. Harmoni Sosial, 1 (2), 190-203.
Salasiah, Diana, Fatah, M. A., & Adriansyah, M. A. (2020). Membangun Kepedulian pada Sesama di Masa Covid-19. Jurnal Plakat, 160-166. Diambil kembali dari e-journals.unmul.ac.id
Samani, D. M., & Hariyanto, D. (2011). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Santoso, M. P. (2005). Karakteristik Pendidikan Kristen. Veritas, 291-306.
Sari, S. P., & Bermuli, J. E. (2021). Etika Kristen dalam Pendidikan Karakter dan Moral Siswa di Era Digital. Diligentia, 47-63. Diambil kembali dari ojs.uph.edu/index.php/DIL
Sarumaha, N., & Pasuhuk, N. D. (2020). Strategi Membangun Karakter Peduli Sesama di Kalangan Mahasiswa Teologi Berdasarkan Filipi 2:1-8. Jurnal Teruna Bhakti, 2 (2), 133-145.
Utami H, T., Alfiandra, & Waluyati, S. A. (2019). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Sikap Peduli Sosial Siswa di SMP Negeri 1 Palembang. Bhineka Tunggal Ika, 17-36.
Van Brummelen, H. (2006). Berjalan dengan Tuhan di dalam Kelas. Tangerang: UPH Press. Dipetik 2021
Van Brummelen, H. (2008). Batu Loncatan Kurikulum: Berdasarkan Alkitab. Tangerang: UPH Press.
Yaumi, D. M. (2014). Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar, dan Implementasi. Jakarta: Prenamedia Group. Diambil kembali dari https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=_qVADwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA157&dq=info:A57vzcgfZnwJ:scholar.google.com/&ots=1S401JLJb6&sig=bqT078nghEeKYAeIKPq2tzQQ-co&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Zendrato, J., Putra, J. S., Cendana, W., Susanti, A. E., & Munthe, A. P. (2019). Kurikulum bagi Pemula. (A. W. Pangestuti, Penyunt.) Surakarta: CV OASE GROUP. Dipetik 2021