Keunggulan Kurikulum Holistik Integratif dalam Pembentukan Kepribadian Anak di PPA Cluster Medan – Pancur Batu

Authors

  • Tiur Imeldawati STT Injili Indonesia Medan
  • Yefta Nainggolan STT Injili Indonesia Medan
  • Warseto Freddy Sihombing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.34307/peada.v2i2.47

Keywords:

Kata Kunci: unggul, kurikulum, holistik integratif, kepribadian

Abstract

The holistic curriculum is a character-based curriculum that encourages students to find their potential, identity, and abilities until finally forming the personality of students as God wants. The purpose of this study is to see the advantages of a holistic curriculum in the formation of children's personality which is applied in PPA Cluster Medan-Pancur Batu. The research method used is a quantitative method, by taking samples from children who are members of several PPAs who are members of the Medan Pancur Batu Cluster. The findings of this study are that the advantages of the holistic integrative curriculum that are applied include: being able to encourage the exploration of children's intellectual abilities through the implementation of the curriculum, in addition to intellectual abilities, this curriculum also encourages children's socio-emotional abilities and skills related to physical abilities, other advantages. is that children are given the freedom to explore and find their superiority through screening their talents or interests, and in the end children can become individuals who can actualize themselves who are spiritually educated in the guidance of the truth of God's word.

Kurikulum holistic nerupakan kurikulum berbasis karakter yang mendorong peserta didik menemukan potensi diri, jati diri, kemampuan yang dimiliki sampai pada akhirnya membentuk kepribadian peserta didik sebagaimana yang Tuhan kehendaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keunggulan kurikulum holistic dalam pembentukan kepribadian anak yang diterapkan di PPA Cluster Medan-Pancur Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan mengambil sampel dari anak-anak yang merupakan anggota dari beberapa PPA yang tergabung dalam Cluster Medan Pancur Batu. Adapun temuan penelitiian ini bahwa keunggulan kurikulum holistic integrative yang diterapkan antara lain adalah: mampu mendorong eksploarasi kemampuan intelektual anak melalui implementasi kurikulum yang dilakukan, selain kemampuan intelektual, kurikulum ini juga mendorong kemampuan sosio-emosional anak dan kemampuan skill yang berkaitan dengan fisik, keunggulan lainnya adalah anak-anak diberikan kebebasan untuk menggali dan menemukan keunggulan diri melalui penjaringan bakat atau pun minat mereka, dan pada akhirnya anak-anak bias menjadi pribadi-pribadi yang dapat mengaktualisasikan diri mereka yang dididik secara spiritual di dalam tuntunan kebenaran firman Allah.

References

Abdiel E. Nawono. Buku Panduan Untuk Mentor Kurikulum Holistik Integratif. Bandung: Yayasan Compassion, 2015.

Anton M dkk. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi 4. Jakarta: Gramedia, 2008.

Bagja Waluya. Sosiologi Menyelami FenomenaSosial Di Masyarakat. Bandung: Setia Puna Inves, 2007.

Dan Bwester. Anak, Gereja Dan Misi-Buku Panduan Pembimbing Kurikulum Holistik Integratif. Bandung: Compassion International, 2010.

John W. Santrock. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Prenada Kencana Group, 2011.

Kurikulum, Tim. Compasion: Buku Panduan Pembimbing KurikulumHolistik Integratif. Compassion Indonesia. Bandung: Compassion Indonesia, 2010.

Muazar Habibi. Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Budi Utama, 2015.

Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Remaja Karya, 2011.

Stanley Heath. Psikologi Yang Sebenarnya. Yogyakarta: ANDI Offset, 1995.

Sugiyono. Metodologi Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2010.

Published

2021-12-30