Peran Orang Tua Untuk Meningkatkan Kualitas Ibadah Keluarga Berdasarkan Ulangan 6:7

Authors

  • Sarwedy Nainggolan Universitas Advent Indinesia

DOI:

https://doi.org/10.34307/peada.v2i2.43

Keywords:

Family, Parents, Worship

Abstract

This study was developed with the aim of analyzing the role of parents in improving the quality of family worship based on the book of Deuteronomy 6:7. This study use a qualitative method by descriptive approach using literature and journal studies. The results of the study indicate that the inculcation of spiritual and religious values ​​must be carried out by parents. The word 'teach' in this verse uses the Hebrew word shânan and the word shânan here uses the root form of the Piel PERFECT type which means to whet or to sharpen, in Ugarit this is interpreted as the act of repeating, expressing an active process so that shânan is interpreted by teaching diligently. A similar emphasis to the word 'to speak' which comes from the Hebrew word dâbar also uses the Piel form to mean to talk continuously. Shânan and dâbar can be done in well-organized family worship in the morning ang evening as exemplified by parents. Parents can 'teach diligently' by linking children's activities with knowledge of God, at any time and at every opportunity. Parents are important educators for their children to forge, educate, train, guide and discipline their children by promoting peace and harmony.

Penelitian ini dikembangkan dengan tujuan untuk menganilisa peran orang tua dalam meningkatkan kualitas ibadah keluarga berdasarkan kitab Ulangan 6:7. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan menggunakan studi pustaka dan jurnal. Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa penanaman nilai-nilai rohani dan keagamaan harus dilakukan oleh orang tua. Kata ‘mengajarkan’ dalam ayat ini menggunakan kata Ibrani shânan dan kata shânan di sini menggunakan bentuk kata dasar jenis Piel PERFECT yang dimaknai mempertajam atau mengasah, di Ugarit ini dimaknai tindakan mengulang, menyatakan proses aktif sehingga shânan diartikan dengan mengajarkan berulang-ulang. Penekanan serupa dengan kata ‘membicarakan’ yang berasal dari kata Ibrani dâbar juga menggunakan bentuk Piel sehingga diartikan membicarakan terus menerus. Shânan dan dâbar dapat dilakukan dalam ibadah keluarga yang teratur pada pagi dan petang yang dicontohkan oleh orang tua. Orang tua dapat ‘mengajarkan berulang-ulang’ dengan menghubungkan aktifitas anak dengan pengenalan akan Tuhan, di setiap waktu dan di setiap kesempatan. Orang tua adalah sebagai pendidik eminen kepada anak-anaknya untuk menempa, mengedukasi, melatih, menuntun dan mendisiplin anak-anaknya dengan mengasung kententraman dan keharmonisan.

References

Alexander, W.L. The Pulpit Commentary, vol. III. Grand Rapids MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Company, 1980.

Al-Faruq, Asadulloh. Mendidik Balita Mengenal Agama. Solo: Kiswah Media, 2010.

Cairns, I. J. Tafsiran Alkitab Kitab Ulangan, Jilid I. Jakarta: Gunung Mulia, 1997.

Clark, Adam. A Commentary and Critical Notes. New York: The Methodist Book Concern, 1984.

Deane, W.J. dan S.T. Taylor Taswell, The Pulpit Commentary, ed. H.D.M. Spence dan Joseph Exell, Grand Rapids, MI: Eerdmans, 1950.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2nd ed. Jakarta: Balai Pustaka, 1987.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2nd ed. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Djamarah, Syaiful Bahri. Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta, 2014

Exell, Joseph S. The Pulpit Commentary. New York: Funk and Wagnalls, 1950

Gayel, Aby. Stimson Hutagalung dan Rolyana Ferinia, “Tantangan Mendidik Anak-Anak Pendeta di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) DKI Jakarta Melalui Penerapan Disiplin dan Keteladanan,” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, Vol. 2, Edisi.1 (Juni 2021): 102-119.

Hartian, Santi. “Pengaruh Pembinaan Rohani Di Keluarga Terhadap Karakter Pemuda Berdasarkan Kolose 2: 6-10 Di GBAP Surakarta,” Journal Fidei, Vol.2 No.1 (Juni 2019): 20-39.

Heeth, Stenley. Pembinaan Watak dan Tata Nilai. Bandung: Diklat PTWN, 1999.

Hitami, H. Munzir. Mengonsep Kembali Pendidikan Islam. Yogyakarta: LkiS, 2004.

Hutagalung, Stimson. & Rolyana Ferinia, “Menjelajahi Spiritualitas Milenial: Apakah Membaca Alkitab, Berdoa, dan Menghormati Ibadah di Gereja Menurun?,” Jurnal Teruna Bhakti, Volume 2, No 2, (Pebruari 2020): 97-111

Indriyanto, Exnasius. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Iman Anak. Yogyakarta: Sanata Dharma, 2008.

Iskandar, Salman. 99 Tokoh Muslim Indonesia. Bandung: Mizan, 2009.

Jalaluddin, Psikologi Agama. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.

Jamieon, Robert. A.R. Fausset dan David Brown, A Commentary Critical, Experimental, and Practical on the Old And New Testaments, vol. I. Grand Rapids: William B. Eerdmans, 1978.

Kartono, Kartini. Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali, 1986.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia, “Memahami Metode Penelitian Kualitatif” https://www.djkn.kemenkeu.go.id (diakses 14 Juni 2021, 09.28 WITA)

Lembaga Alkitab Indonesia, Alkitab Terjemahan Baru. Jakarta: LAI, 2014.

Morrison, Geoffrey Stewart. Teaching the Classical Hebrew Stem System. British Columbia: Vancouver School of Theology, 1995.

Narramore, Clyde M. Menolong Anak Anda Bertumbuh dalam Iman. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1961.

Nugrahani, Farida. Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Surakarta: 2014.

Nurwardani, Paristiyanti. dkk, Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, 2016.

Online Bible Study Suite https://biblehub.com/

Owens, John Joseph. Analytical Key to the Old Testament, vol. I. Grand Rapids, Michigan: Baker Book House Company, 1990.

Salim, Peter. Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer, 3rd ed. Jakarta: Balai Pustaka, 1991.

Sarumpaet, R.I. Pedoman Rumah Tangga. Bandung: Indonesia Publishing House, 1991.

Sirait, Jerry Rudolf . Ied Veda Sitepu dan Albert M Hutapea, Sekarang, Bangkit dan Berdirilah, Jangan Goyah. Jakarta: PrimaLogi Press, 2004.

Soelaeman, M.I. Pendidikan Dalam Keluarga. Bandung: Alfabeta, 1994.

Stamps, Donald. Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 2003.

Togatorop, Kavolder. “Pengaruh Peningkatan Ibadah Dalam Keluarga Terhadap Karakter Remaja Kristen Di Yayasan Perguruan Anugerah Sinagoge SMPTK Medan,” PROVIDENSI: Jurnal Pendidikan dan Teologi, Volume 3, Nomor 1 (Juni 2020): 52-66.

“Teach” (Deutronomy 6:7), The Seventh-Day Adventist Bible Commentary, ed. Francis D. Nichol, Washington, D C.: Review and Herald, 1978.

Utley, Bob. Kumpulan Komentari Panduan Belajar. Vol 3. Texas: Bible Lesson International, 2005.

Waharman, “Peran Orang Tua Dalam Pertumbuhan Spiritualitas Anak: Sebuah Studi Eksegesis Efesus 6:1-4,” Manna Rafflesia, 4/2 (April 2018): 116-129.

Wijanarko, Jarot. Mendidik Anak. Banten: PT. Happy Holy Kids, 2012.

Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2004.

Published

2021-12-26