Tantangan Internalisasi Nilai-nilai Kristiani dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Studi pada Peserta Didik UPT SMAN 5 Tana Toraja

Main Article Content

Yunita Tumonglo
Yosef Patandung

Abstract

Abstract: The internalization of Christian values in Christian Religious Education (CRE) plays an important role in shaping students’ character. However, various personal and environmental factors often hinder this process. This study aims to analyze the challenges of internalizing Christian values among students at UPT SMAN 5 Tana Toraja. The research employed a qualitative approach with a case study design. The participants consisted of nine students and one Christian Religious Education teacher selected through purposive sampling. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings reveal that the internalization of Christian values, including love, honesty, forgiveness, self-control, humility, faithfulness, and sacrifice, has not been fully achieved. Internal challenges include difficulties in managing emotions, low self-control, a tendency to prioritize personal comfort, the need for social recognition, and weak spiritual commitment. External challenges include peer pressure, inadequate faith formation within the family, a lack of positive role models, and the influence of digital media. The novelty of this study lies in its in-depth identification of both internal and external factors affecting the internalization of Christian values among senior high school students. The study highlights the importance of collaboration among schools, families, and churches in fostering students’ Christian character development.


 Abstrak:


Internalisasi nilai-nilai Kristiani dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) merupakan proses penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Namun, berbagai faktor personal dan lingkungan sering menjadi hambatan dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan internalisasi nilai-nilai Kristiani pada peserta didik di UPT SMAN 5 Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas sembilan peserta didik dan satu guru PAK yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kasih, kejujuran, pengampunan, pengendalian diri, kerendahan hati, kesetiaan, dan pengorbanan belum berlangsung secara optimal. Terdapat tantangan internal meliputi kesulitan mengelola emosi, rendahnya pengendalian diri, kecenderungan mengutamakan kenyamanan pribadi, kebutuhan akan pengakuan sosial, serta lemahnya komitmen spiritual. Tantangan eksternal mencakup tekanan teman sebaya, kurangnya pembinaan iman dalam keluarga, minimnya teladan lingkungan, dan pengaruh media digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi mendalam mengenai tantangan internal dan eksternal yang memengaruhi internalisasi nilai-nilai Kristiani pada peserta didik SMA. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan gereja dalam mendukung pembentukan karakter Kristiani peserta didik.

Article Details

How to Cite
Tumonglo, Y., & Patandung, Y. (2026). Tantangan Internalisasi Nilai-nilai Kristiani dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Studi pada Peserta Didik UPT SMAN 5 Tana Toraja . PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 7(1), 19-36. https://doi.org/10.34307/peada.v7i1.259
Section
Articles

References

Ahmad, Dkk. Buku Ajar Metode Penelitian dan Penulisan Hukum. Jambi: PT Sonpedia Publishing Indonesia, 2024

Aibent, Revan, dan Renalda. Wawancara dengan peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 21 dan 23 Mei 2025.

Albarello, Flavia, Elisabetta Crocetti, dan Monica Rubini. “I and Us: A Longitudinal Study on the Interplay of Personal and Social Identity in Adolescence.” Journal of Youth and Adolescence 47, no. 4 (2018): 689–702.

Albet, Muhammad Sakin, Nasikhin, dan Fihris. “Implementation and Challenges of Discipline Character Education.” Jurnal Pendidikan Karakter 15, no. 2 (Desember 2024): 195–209.

Ariputra, I Putu Suyasa. “Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Fajar Harapan.” Jurnal Pendidikan Karakter 15, no. 1 (April 2024): 58–72.

Asa, Agam Ibnu. “Pendidikan Karakter Menurut Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara.” Jurnal Pendidikan Karakter 10, no. 2 (November 2019): 245–258.

Baumeister, Roy F., Ellen Bratslavsky, Mark Muraven, dan Dianne M. Tice. “Ego Depletion: Is the Active Self a Limited Resource?” Journal of Personality and Social Psychology 74, no. 5 (1998): 1252–1265.

Berutu, Leonardo J., dan G.M. Effendi Sitohang. “Pendidikan Agama Kristen dalam Perspektif Teologi Kristologi: Memahami Kristus dalam Konteks Pendidikan.” Jurnal Teologi Pondok Daud 7, no. 2 (2024).

Branje, Susan, Elisabeth L. de Moor, Jenna Spitzer, dan Andrik I. Becht. “Dynamics of Identity Development in Adolescence: A Decade in Review.” Journal of Research on Adolescence 31, no. 4 (2021): 908–927.

Brownlee, Malcolm. Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan: Dasar Teologis Bagi Pekerjaan Orang Kristen Dalam Masyarakat, Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2004.

Cornelius, Elma M. “The Power of Forgiveness in a Broken World: An Understanding of Forgiveness in Ephesians.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 77, no. 4 (2021).

Das, Salirawati. Smart Teaching: Solusi Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Perpustakaan Nasional Katalog KDT, 2018.

Dethan, Yandry Diana, Fransiska Y. Nggeong, Catur Prio Purnomo, Marianti Adu, dan Marisa Levinda Atamou. “Peran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Nilai Kasih dalam Pembentukan Toleransi Peserta Didik di Sekolah Multikultural.” JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 9, no. 3 (2026): 3404–3414.

Do, Ambrosius Tode Peya Nia, Sugiarto, Desi Rahmawati, dan Syafa’at Ariful Huda. “The Shifting Narrative of Character Education in Catholic Schools (2010–2025): A Systematic Literature Review Based on the Lickona Framework.” Journal of Educational Sciences 10, no. 3 (2026): 988–1004.

Febrianti. Wawancara dengan peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 23 Mei 2025.

Ghea Naswita dan Kelin Kasih. Wawancara dengan peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 21 Mei 2025.

Gross, Jorg dan Carsten K. W. De Dreu. “Rule Following Mitigates Collaborative Cheating and Facilitates the Spreading of Honesty Within Groups.” Personality and Social Psychology Bulletin 47, no. 3 (2020): 395–409.

Harianto. Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab & Dunia Pendidikan Masa Kini. Yogyakarta: PBMR ANDI, 2012.

Hendrik Legi. Moral, Karakter dan Disiplin dalam Pendidikan Agama Kristen. Jawa Barat: Edu Publisher, 2020.

Hilario, dan Silpanus. “Keluarga sebagai Tempat Pertama dan Utama Pendidikan Iman Anak.” Jurnal Kateketik Pastoral 2, no. 1 (2018): 13–20.

Hill, Patrick L., Mathias Allemand, dan Anthony L. Burrow. “Identity Development and Forgivingness: Tests of Basic Relations and Mediational Pathways.” Personality and Individual Differences 49, no. 5 (2010): 497–501.

Hubi, Zindan Baynal, Karim Suryadi, dan Risa Safira Luthfiani. “Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter melalui Program Bandung Masagi di Sekolah Menengah Pertama.” Jurnal Pendidikan Karakter 15, no. 1 (April 2024): 73–87.

Juan Eliezer Toding. Wawancara peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 21–22 Mei 2025.

Kasingku, Juwinner Dedy, dan Mareike Seska Diana Lotulung. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 10, no. 1 (2024): 331–339.

Kohlberg, Lawrence dan Pilar López. “Moral Stages and Moralization: A Cognitive Developmental Approach.” Infancia y Aprendizaje (Journal for the Study of Education and Development) 5, no. 18 (1982): 33–51.

Malti, Tina, Emma Galarneau, dan Joanna Peplak. “Moral Development in Adolescence.” Journal of Research on Adolescence 31, no. 4 (2021): 1097–1113.

Naini, Rohmatus, Alif Muarifah, Riana Mashar, Diki Herdiansyah, dkk. “Hubungan Intellectual Humility, Self-Compassion dan Psychological Well-Being pada Siswa.” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia 9, no. 1 (2024): 24–31.

Naomi Duatondok. Wawancara dengan guru PAK, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 22 Mei 2025.

Prasetiyowati, Tri, Bakhrudin All Habsy, dan Ari Khusumadewi. “Peran Nilai Ketulusan, Komitmen, dan Kesungguhan Hati dalam Membangun Sikap Multikultural Peserta Didik: Sebuah Tinjauan Literatur.” HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling 42, no. 2 (2025).

Rahmawati, Sri W. “Peran Iklim Sekolah Islami terhadap Altruisme (Tindakan Kemanusiaan untuk Menolong Orang Lain).” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 14, no. 1 (2019): 71–88.

Renalda dan Revan. Wawancara peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 21–22 Mei 2025.

Rudi Hartono. Mendeteksi Guru Bergairah di Era Milenial: Konsep dan Acuan dalam Meningkatkan Gairah Mengajar. Semarang: CV Pilar Nusantara, 2019.

Sambira, Geral Yefta, dan Aibent Tegar Maloga. Wawancara dengan peserta didik, UPT SMAN 5 Tana Toraja, 21 Mei 2025.

Schonert-Reichl, Kimberly A. “Relations of Peer Acceptance, Friendship Adjustment, and Social Behavior to Moral Reasoning During Early Adolescence.” The Journal of Early Adolescence 19, no. 2 (1999): 249–279.

Sidik, Purnama, Juntika Nurihsan, dan Edy Suresman. “Character Education and The Crisis of National Role Models.” Jurnal Pendidikan Karakter 15, no. 2 (Desember 2024): 180–194.

Simbolon, Kristiel Mega, dan Dorlan Naibaho. “Peranan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik.” Jurnal Trust Pentakosta 1, no. 1 (2024).

Telaumbanua, Arozatulo. “Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (2018): 219–231.

Tony. Implementasi Peran Supak Gorong dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia. Malang: Almeida Book, 2020.