Dialektika Budaya Toraja dan Inklusifitas Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk

Main Article Content

Rannu Sanderan
Jhon Ua' Tandi Pau'

Abstract

Abstract: This study examines the intersection of Toraja traditions and Christian religious education within Indonesia's pluralistic context. By analyzing the inclusive values and harmony inherent in Toraja culture, it underscores its relevance as a model for interreligious tolerance. The research adopts a qualitative approach, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis to gather data. This methodology allows for a comprehensive exploration of how Christian religious education in Toraja integrates cultural traditions with religious teachings. The study shows how the adaptation of Christian education in the multicultural setting of Toraja fosters mutual respect, social cohesion, and the integration of cultural and religious identities. This approach highlights the strategic role of education in promoting peaceful coexistence and inclusivity, providing valuable insights into the interaction between tradition, religion, and modern pluralistic society.


Keywords: Christian religious education; interreligious tolerance; multicultural integration; pluralistic society; Toraja


 


Abstrak: Penelitian ini menganalisis persinggungan antara tradisi Toraja dan pendidikan agama Kristen dalam konteks pluralisme Indonesia. Dengan mengkaji nilai-nilai inklusivitas dan harmoni yang terkandung dalam budaya Toraja, penelitian ini menyoroti relevansinya sebagai model toleransi antaragama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Metode ini memungkinkan eksplorasi mendalam mengenai bagaimana pendidikan agama Kristen di Toraja mengintegrasikan tradisi budaya dengan ajaran agama. Penelitian ini menunjukkan bagaimana adaptasi pendidikan Kristen dalam lingkungan multikultural Toraja memperkuat penghormatan, kohesi sosial, dan integrasi identitas budaya serta keagamaan. Pendekatan ini menekankan peran strategis pendidikan dalam mendorong ko-eksistensi damai dan inklusivitas, memberikan wawasan penting mengenai interaksi antara tradisi, agama, dan masyarakat majemuk modern.


Kata kunci: Pendidikan agama Kristen; toleransi antaragama; integrasi multibudaya; masyarakat majemuk; tradisi Toraja

Article Details

How to Cite
Sanderan, R., & Ua’ Tandi Pau’, J. (2025). Dialektika Budaya Toraja dan Inklusifitas Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 6(1), 52-66. https://doi.org/10.34307/peada.v6i1.223
Section
Articles

References

A. Pasanda, Arrang. Pongtiku, Pahlawan Tana Toraja. Jakarta: A. Pasanda, 1995.

Banks, James A., and Cherry A. McGee Banks. Multicultural Education: Issues and Perspectives. New Jersey: John Wiley & Sons, 2019.

Blegur, Romelus, and Grace Enting Alfrianne Illu. “Menggoyang Ruang Isolasi Dalam Dunia Pendidikan: Berteologi Di Tengah Masyarakat Plural.” Didache: Journal of Christian Education 4, no. 1 (2023): 70–90.

End, Th van den. Sumber-sumber zending tentang sejarah Gereja Toraja, 1901-1961. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.

Gulo, Rezeki Putra, Erwin Zai, and Agusmawarni Harefa. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk:: Mencerminkan Hidup Humanis Di Tengah-Tengah Pluralisme.” ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 81–90.

Institut Teologi Gereja Toraja. Manusia Toraja, Dari Mana, Bagaimana, Mau Ke Mana. Seri Ke-2. Rantepao: PUSBANG, Gereja Toraja, 1983.

Pangaribuan, Jannen. “Pilihan Allah Atas Israel: Masih Relevankah Di Masa Kini?” Jurnal Teologi Injili 1, no. 2 (December 31, 2021): 111–21. https://doi.org/10.55626/jti.v1i2.9.

Panginan, and Y.A. Sarira. Litani Aluk Bua’ Pare. Rantepao: Pusbang Gereja Toraja., 2000.

Sampe, Naomi, Novita Toding, and Hasrath Dewi Ranteallo. “Luther and Calvin, and The Christian Work Ethics.” Melo: Jurnal Studi Agama-Agama 1, no. 2 (December 16, 2021): 122–37. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v1i2.16.

Sanderan, Rannu. “Heuristika Dalam Pendidikan Karakter Manusia Toraja Tradisional.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3 (December 19, 2020): 306–27. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.213.

———. “TOSANGSEREKAN, A Theological Reflection on the Integrity of Creation in the Torajan Context,” 2021.

Sanderan, Rannu, Daniel Ronda, Robi Panggarra, and Andrew Buchanan. “Unnalli Melo’s Theology and Peace Study on the Concept and Reality of Peace in Toraja Culture.” Jurnal Jaffray 20, no. 1 (March 26, 2022): 38–57.

Sarira, Y.A. Aluk Rambu Solo’. Rantepao: Pusbang Gereja Toraja, 1996.

Tammu, J, and H. van der Veen. “Serek, sangserekan.” Rantepao: PT. Sulo dan YPKT, 2016.

Valentino, Yanwar, Nina Jesika, Ribka Filistina, and Akelince Doo. “Membaca Pandangan Filosof Gianni Vattimo Dalam Pendidikan Agama Kristen Di Indonesia.” DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 2, no. 1 (2023): 49–56.

Waruwu, Christien Sekar Mawarni, Sri Ulina Karokaro, Aris Katanga Mbuha Jarang, and Herles Babawat. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk: Membangun Kepemimpinan Dan Nilai-Nilai Kristen.” Inculco Journal of Christian Education 4, no. 2 (2024): 123–38.