Pembelajaran Daring: Tantangan Pembentukan Karakter dan Spiritual Peserta Didik

Authors

  • Sister Buulolo Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu
  • Nelci Kual Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu
  • Rolan Marthin Sina Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu
  • Hendro Hariyanto Siburian Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

DOI:

https://doi.org/10.34307/peada.v1i2.21

Keywords:

karakter, pembelajaran daring, peserta didik, spiritual

Abstract

Abstract: Online learning is a solution for the implementation of the teaching and learning process in the current pandemic era. In online learning, there are challenges in building the character and spirituality of students. Character and spiritual formation of students is generally done by direct interaction between educators and students in the class. The purpose of this research is to look at learning challenges and provide solutions. The qualitative descriptive method is chosen in this study because the researcher seeks to collect data and understand the meaning of an event or phenomenon that is the subject of observation and occurs in real or in full in the field so that conclusions can be drawn. The results of the study prove that students are hampered in following the online learning process, educators are less creative in utilizing online learning, no learning material can be used as a benchmark for students and educators, and the lack of supporting facilities in the online learning process.

Abstrak: Pembelajaran daring (dalam jaringan) menjadi solusi pelaksanaan proses belajar mengajar dimasa pandemi yang melanda dunia masa ini. Dalam pembelajaran daring menemui tantangan dalam pembentukan karakter dan spiritual peserta didik. Pembentukan karakter dan spiritual peserta didik umumnya dilakukan dengan adanya interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik di kelas. Tujuan penelitian ini untuk melihat tantangan pembelajaran dan memberikan solusi. Metode deskriptif kualitatif yang dipilih dalam penelitian ini, karena peneliti berupaya mengumpulkan data dan memahami makna dari suatu peristiwa atau fenomena yang menjadi pokok pengamatan serta terjadi secara real maupun secara utuh di lapangan sehingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa peserta didik terhambat dalam mengikuti proses pembelajaran daring, pendidik kurang kreatif dalam memanfaatkan pembelajaran daring, tidak adanya meteri pembelajaran yang dapat menjadi patokan bagi peserta didik dan pendidik serta kurang tersedianya sarana penunjang dalam proses pembelajaran daring.

References

CNN Indonesia. “Jokowi Umumkan Dua Orang WNI Positif Corona di Indonesia,” 2020. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200302111534-20-479660/jokowi-umumkan-dua-wni-positif-corona-di-indonesia.

Fitriyani, Yani, and Dkk. “Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19.” Jurnal Kependidikan: Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran 6, no. 2 (2020): 169.

Gusty, Sri, and Dkk. Belajar Mandiri : Pembelajaran Daring Di Tengah Pandemi COVID-19. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2020.

Hilna Putria dkk. “Analisis Proses Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Masa Pandemi COVID-19 Pada Guru Sekolah Dasar.” Basicedu : Jurnal of Elementary Education 4, no. 4 (2020): 862–863.

Hutahayan, Benny. Peran Kepemimpinan Spiritual Dan Media Sosial Pada Rohani Pemuda. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2012.

KBBI. “Inovasi.” Kemdikbud. https://kbbi.web.id/inovasi.

———. “Spiritual.” Kemendikbud. http://kbbi.web.id/spiritual.

Kemahasiswaan, Direktorat Pembelajaran dan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, and Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Gasal 2020/2021 Di Perguruan Tinggi, 2020.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Nomor 1 Tahun 2020.” Last modified 2020. http://lldikti3.kemdikbud.go.id/v6/wp-content/uploads/2020/04/Surat-Edaran-Direktorat-Jenderal-Pendidikan-Tinggi-Kemdikbud-Nomor-1-Tahun-2020-3.pdf.

Komalasari, Kokom, and Didin Saripudin. Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama, 2017.

Kristiawan, M. Telaah Revolusi Mental Dan Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Pandai Dan Berakhlak Mulia, n.d.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Muslich, Masnur. Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Ratnawati, Dianna, Bayu R. Setiadi, and Arifin Handoyono. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Karakter Holistic Siswa SMKN di Kota Malang.” Seminar Nasional Universitas PGRI Yogyakarta.

Riadi, Muchlisin. “Kebutuhan Spiritual Klien.” Kajian Pustaka. Last modified 2012. https://www.kajianpustaka.com/2012/10/kebutuhan-spiritual-klien.html.

Sadikin, Ali, dan Afreni Hamidah. “Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19.” BIODIK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi 6, no. 2 (2020): 216.

Sanjaya, Ridwan. 21 Refleksi Pembelajaran Daring Di Masa Darurat. Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata, 2020.

Santika, I Wayan Eka. “Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Daring.” IVCEJ: Indonesian Values and Character Education Journal 3, no. 1 (2020): 8–16.

Simanihuru, Lidia, dan Dkk. E-Learning. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2019.

Tawangmangu, Sekolah Tinggi Teologi. Panduan Pembelajaran Daring, 2020.

Webster, Noah. Spiritual Menurut Kamus Webster, 1963.

Yuliani, Meda, dan Janner Simamata. Pembelajaran Daring Untuk Pendidikan Teori dan Penerapan. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2020.

“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesuksesan Pembelajaran Daring dalam Revolusi Industri 4.0.” SAINTEKS : Seminar Nasional Teknologi Komputer dan Sains.

Published

2020-12-29