Studi Penerapan Nilai Kasih Storge Orangtua Terhadap Anak di GMIT Jemaat Syalom Oinlasi

Authors

  • Nelci Nafalia Ndolu Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Anika Tusi IAKN KUPANG
  • Catur Prio Purnomo Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.34307/peada.v1i2.16

Keywords:

nilai kasih storge, orangtua , anak

Abstract

Abstract: This article focuses on the application of the value of parental love for children in Christian families in the GMIT Congregation of Syalom Oinlasi. The purpose of writing this article is to determine the form of storge love that has been trained by parents to children in order to form character and soft skills to love oneself and others. The research was conducted using the interview method, the results of which were processed by means of reduction and verification. The results of the study show that parents at GMIT Syalom Oinlasi congregation apply the value of storge love to their children in the form of protecting them from fighting, promiscuity by advising them repeatedly. Ensure that her children receive food, formal education, and spiritual education to be actively involved in Bible studies in the Church. Parents also try to be role models with respect and honesty with themselves and others.

Abstrak: Artikel ini fokus pada penerapan nilai kasih storge orang tua terhadap anak  dalam keluarga Kristen di GMIT Jemaat Syalom Oinlasi. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bentuk kasih storge yang telah dilatih orangtua kepada anak-anak dalam rangka membentuk karakter dan softskill mengasihi diri dan sesama. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara yang hasil penelitiannya diolah dengan cara reduksi, dan verifikasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa orang tua di GMIT Jemaat Syalom Oinlasi menerapkan nilai kasih storge terhadap anak-anak mereka dalam bentuk mengayomi anak-anak dari tindakan perkelahian, pergaulan bebas dengan cara menasehati mereka secara berulang-ulang. Memastikan anak- anaknya mendapat makanan, pendidikan formal dan pendidikan rohani  aktif terlibat dalam kegiatan PAR di Gereja. Orang tua pun berusaha menjadi teladan dalam sikap menghormati, dan jujur terhadap diri sendiri dan sesama.

References

Atosokhi, Antonius. Relasi dengan Sesama. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2013.

Drescher, Jhon. Melakukan Buah Roh. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Elisabeth. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Pada Anak Usia Dini. Bandung: Bina Media Informasi, 2009.

Gordon, Thomas. Menjadi Orang Tua Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2018.

Gunarsa, D. Singgih. Psikologi Praktis Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Gunarsa, Singgih. “Menanamkan Disiplin Pada Anak.” dalam Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, editor Singgih Gunarsa, 86–87. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Malcom, Brownlee. Pengambilan Keputusan Etis dan Faktor-Faktor di dalamnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Munthe, A. Firman Hidup. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Praditya, Yusuf. Rahman. Pelindung Diri. Jakarta: YPK Utama, 2020.

Prasetyo, Herry. Agar Anak Merasa di Cintai. Jakarta: Duta Press, 2019.

Yusuf. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda, 2009.

Settiawan, Bukik. Anak Bukan Kertas Kosong. Jakarta: Panda Media, 2015.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif , Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

Susetiyo, Benny. Kasih itu Pembebasan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Utama, 2003.

Widyarini, M . M. Nilam. Relasi Orang Tua dan Anak. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2013.

Wijanarko, Jarot. Intim Orang Tua-Anak. Jakarta: Keluarga Bahagia Indonesia, 2017.

Published

2020-12-29